Sejarah Umum PT. Sioen Indonesia - Essay Marketplace

Sejarah Umum PT. Sioen Indonesia

Gambar 2.1 PT. Sioen Indonesia
(sumber: dokumentasi perusahaan)
PT. Sioen Indonesia dahulu merupakan perusahaan yang berada dibawah kepemimpinan korea. Kemudian pada tahun 1998 kepemilikan PT. Sioen diakuisisi (dipindah tangankan) kepada Mrs. Zoete Jacqueline sioen dan Mr. Jean Jacques Sioen, yang keduanya berkebangsaan belgia. Mr. Jean Jacques Sioen meninggal diusia 74 tahun, pada 21 November 2009.
PT. Sioen adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang garment yang berada dibawah naungan Sioen Group, yang berpusat di Fabriec Straat 23B-8850 Ardooie, Belgium. Salah satu cabang Sioen Group berada di Indonesia yang terletak di Kawasan Berikat Nusantara Marunda Jl. Pontianak Blok C02-C03 Cilincing, Jakarta Utara.
PT. Sioen Indonesia adalah salah satu Perusahaan yang bergerak dibidang Garment dan seluruh hasil produksinya berupa jaket serta 95% produknya diEksport ke Negara Eropa. Merk produknya antara lain adalah Line7, Sipp Proteciton, Mullion Cover, NiceWear, QuickSilver, Sio-Fit, Salomon, JackWolfskin, Baleno. Selain jaket PT. Sioen juga memproduksi seragam seperti, seragam Polisi, Seragam Tentara, dan seragam Pemadam Kebakaran
Dalam proses produksinya PT. Sioen Indonesia memulai dengan gambar design untuk pembuatan sample. Setelah sample jadi, akan dikirim ke pihak buyer untuk memastikan order untuk produksi. Dengan perencanaan yang baik dan persiapan yang matang maka produksi akan berjalan dngan lancar dan relatif sedikit kendala yang akan dihadapi.
Di perusahaan, yakni PT. Sioen Indonesia bekerja sama untuk pembagian order. Saling mengisi order yang akan dikerjakan sehingga tidak ada masalah yang serius mengenai order yang akan dikerjakan. Karena di PT. Sioen Group memiliki bagian produksi, marketing, dan tempat untuk memasarkan produk yang telah dibuat. Dan tidak sedikit pula PT. Sioen Group memberikan oerdernya untuk SubContrack ke perusahaan lain dan menerima Oder dari Buyer lain selain Sioen Stock.
PT. Sioen Indonesia terus berkembang dan mengarah ke Sioen Fashion. Dalam artian design produk yang selalu menyesuaikan dengan trend dan jaman yang terus berkembang. Bahkan produk yang sudah ada sering dilakukan revisi untuk menyesuaikan design agar sesuai dengan permintaan Buyer.

2.2 Tata Letak Pabrik

Gambar 2.2. Letak PT. Sioen Indonesia
(sumber: dokumentasi perusahaan)
PT. Sioen Indonesia mempunyai dua cabang di Indonesia, yaitu PT. Sioen Indonesia Marunda yang berlokasi di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Jl.Pontianak Blok C02-03, Cilincing
Jakarta Utara.
PT. Sioen terdiri dari beberapa bagian seperti gudang, cutting area, kantor dan line produksi dan line produksi terbagi menjadi empat blok, yaitu blok A,B,C,D. Setaip blok memiliki 5 line produksi dengan jumlah operator yang berbeda-beda. Dalam susunannya setiap blok terbentuk dari lima line yang berjajar dan memiliki layout yang sama.
Didalam satu line ada beberapa bagian yang disebut P1, P2, P3, P4, P5, dan P6. Area P1 merupakan area gambar (marker) yang tersusun dari meja sebagai tempat menggambar dan beberapa boks untuk menempatkan bahan yang akan diproduksi. Area P2 merupakan area penjahitan (sewing assembling) yang tersusun berbentuk meja panjang yang mempunyai lubang untuk penempatan mesin jahit pada sisi kanan dan kirinya.
P3 merupakan area pembersihan (trimming) yang tersusun dari meja untuk penempatan garmen yang dihasilkan dan pembersihan menggunakan gunting untuk merapihkan benang dan sikat untuk membersihkan kapur sisa gambar pada garmen. P4 adalah area pembungkusan garmen (polybag) yang dilakukan dimeja dan menggunakan polybag untuk mengemas.
Dan P5 merupakan area packing yang berada tepat diujung line garmen yang sudah dipolybag akan dimasukkan kedalam karton boks sehingga proses packing effisien. Dan hasil packing dari line produksi akan segera dikirimkan ke area finish good. Di akhir finish good garmen akan di ekspor melalui pintu ekspor yang berakhir didalam peti kemas.
PT. Sioen Indonesia memiliki fasilitas seperti gudang bahan baku, gudang finish good, tempat pemotongan, tempat pengolahan air minum, tempat parkir, Mushola, toilet, tempat loker karyawan, pos satpam.

2.3 Struktur Organisasi di PT. Sioen Indonesia

2.3.1 Job Description
PT. Sioen Indonesia dimiliki oleh Mrs. Zoete Jacqueline Sioen dengan head office Sioen Belgium yang dipercayakan kepada direktur yang membawahi sembilan Divisi yang dipimpin oleh seornag direktur. Delapan Divisi yang tersusun di PT. SIOEN Indonesia, yaitu :
1. President
Adalah pemilik saham PT. Sioen Indonesia
2. Director
Bertanggung jawab untuk mengkoordinasi pengembangan bisnis perusahaan, termasuk order dan pengembangan produk baru.
3. Finance
Bertanggung jawab mengelola keuangan perusahaan selama operasi perusahaan berlangsung
4. Sales & Marketing
Bertanggung jawab untuk memasarkan produk yang telah dibuat dalam rangka untuk mencapai target yang telah ditentukan tentu saja dengan strategi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini juga bertanggung jawab juga terhadap pencarian SubContrak untuk menyeimbangkan produksi pada saat order yang mulai banyak.
5. Merchandisher
Bertanggung jawab atas jalannya pengembangan persiapan produksi yang meliputi kesiapan material, penerimaan bahan baku, penggunaan material dan bahan baku serta bekerja sama dengan engineering devision untuk menentukan Minute Costing, dan malakukan kansumsi material untuk dikirim ke subkontrak.
6. Industrial Engineering Manager
Bertanggung jawab untuk mempersiapkan segala kebutuhan, baik persiapan mesin, perancangan layout, pengambilan cycle time, dan menganalisis proses produksi. Disamping itu juga engineering bertanggung jawab untuk meningkatkan effisiensi produksi dengan metode yang digunakan dan bekerja sama dengan supervisor, dan chief supervisor.
7. Production Manager
Bertanggung jawab terhadap kelancaran proses produksi dan kegiatan produksi yang berlangsung di PT. Sioen Indonesia.
8. Quality Assurance Manager
Bertanggung jawab unutk menjaga mutu produk mulai dari Fabric Inspection, sewing proses sampai menjadi produk jadi. Baik mengenai ukuran hingga kebersihan produk
9. Maintenance Manager
Bertanggung jawab dalam perawatan dan perbaikan mesin yang ada di line produksi demi kelancaran proses produksi dan bertanggung jawab dalam perawatan gedung.
10. Company Sekretariat
Bertanggung jawab terhadap system pengolahan data karyawan yang meliputi data penggajian cuti, dan lainnya.
11. Human Resources Development and General Affair Devision (HRD GA)
Bertanggung jawab dalam hal penerimaan karyawan yang akan bekerja di PT. SIOEN Indonesia dan mengelola sumber daya manusia agar tercipta tenaga kerja yang mempunyai loyalitas tinggi, dan mendukung hal-hal umum yang bersifat mendukung operasi produksi agar produktifitas terus meningkat. Dan pengolahan limbah dan kenersihan perusahaan.
12. Information Technology
Bertanggung jawab dalam berjalannya system produksi yang berbasis computer sebagai system komunikasi antar pekerja maupun sebagai system penyimpanan data.
13. Production Planning & Logistik manager
Bertanggung jawab mengendalikan operasi pabrik dalam keluar masuknya bahan dan perencanaan order jangka panjang maupun jangka pendek.
14. Accounting and Purchasing Devision
Bertanggung jawab dalam hal perencanaan, koordinasi, pengawasan sistem dan prosedur administrasi dan akutansi, accounting devision juga bertugas memberikan laporan analisa keuangan.
15. Export dan Import Devision
Bertanggung jawab dalam hal perencanaan perkapalan baik proses export produk jadi maupun proses impor bahan baku yang akan diimport sesuai prosedur yang telah ditetapkan berdasarkan ketentuan direktorat jenderal Bea dan Cukai.
16. WareHouse and Finish Good Devision
Bertanggung jawab dalam penerimaan bahan baku impor maupun dari supplier lokal yang kemudian disusun / dikelompokkan sebelum dilakukan proses pemotongan oleh cutting devision. Dan bertanggung jawab mengeksport produk jadi.
17. Indotech and Cutting Devision
Indotech bertanggung jawab untuk mempersiapkan marker sesuai style yang akan diproduksi yang kemudian dikirim ke cutting Devision. Cutting Devision Bertanggung jawab untuk mempersiapkan bahan baku menjadi bahan yang siap untuk dijahit dengan cara memotong bahan sesuai dengan pola marker yang sudah disiapkan oleh indotech.
18. Sample
Suatu departemen yang bertugas membuat contoh produk dalam jumlah kecil yang nantinya akan digunakan sebagai contoh produksi dalam jumlah besar
19. Production
Suatu departemen yang mengerjakan atau membuat bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk diekspor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.